Presiden Jokowi Ajak Jaga Toleransi dan Kerukunan di Depan 120 Ribu Jamaah Muslimat NU,

Presiden Joko Widodo hadiri Harlah Muslimat NU Ke 73 yang dirangkai dengan acara Maulidurrasul dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa di Gelora Bung Karno, Minggu (27/1/2019) pagi.

Dalam sambutannya di depan 120 ribu jamaah Muslimat NU yang hadir dari seluruh penjuru tanah air itu, Presiden Jokowi mengingatkan tentang pentingnya toleransi dan sikap moderat dalam Islam.


Menurutnya dua nilai itu menjadi hal yang penting untuk terus didengungkan kepada warga masyarakat Indonesia.

"Penduduk kita sekarang sudah 260 juta, 149 juta diantaranya ada di Jawa, selain itu masih ada mereka yang tinggal di tujuh ribu pulau yang kita miliki," kata Jokowi.

Negara Indonesia dikatakan Jokowi adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Namun yang sering dilupakan adalah tentang kemajemukan dan perbedaan yang kaya dimiliki bangsa Indonesia.

Setidaknya ada sebanyak 714 suku di Indonesia dan lebih dari 1100 bahasa daerah yang ada di tanah air Indonesia. Yang tak lain menurut Jokowi adalah anugrah yang diberikan Allah pada Indonesia.

"Maka, mari kita jaga toleransi. Juga mari kita jaga moderasi dalam Islam. Islam yang moderat tidak radikal, tidak ekstrem, dan mampu menghormati yang beda agama, suku, adat, tradisi dan bahasa daerah," tegas Jokowi.

Tidak hanya itu, jelang tahun politik, pemilihan bupati, pemilihan wali kota, pemilihan gubernur dan presiden, Jokowi mengajak masyarakat khususnya Muslimat NU yang hadir di GBK untuk todak saling bersitegang. Apalagi sampai tak bertegur sapa lantaran beda pilihan.

Maka dalam kesempatan itu pihaknya juga mengajak agar seluruh jamaah yang hadir, dan juga ratusan ribu emak-emak Muslimat NU untuk menjaga persatuan dan persaudaraan bangsa.

"Agar kerukunan kita terjaga, ukhuwah kita ukhuwah islamiah dan ukhuwah wathoniyah selalu terjaga dan jangan sampai perbedaan itu menjadikan kita bermusuhan antar sebangsa dan setanah air," tandas Jokowi.

Harlah Muslimat NU ke 73 di GBK berlangsung khidmat dan meriah. Setidaknya ada sebanyak 120 ribu jamaah Muslimat NU yang hadir di GBK.

Dimulai dengan salat tahajud, salat hajad dan salat subuh, para jamaah Muslimat NU itu juga memecahkan rekor muri 1000 khotmil Quran. Meski sempat diwarnai hujan, namun tak membuyarkan semangat dan militansi jamaah Muslimat NU.

Tidak hanya itu, acara Harlah Muslimat ke 73 ini juga diramaikan dengan penampilan 999 penari sufi yang memcahkan rekor MURI.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+